Pseudo Brotherhood (Persaudaraan Semu)

 

pseudo brotherhood

(c) Google Images

Baik, tulisan ini merupakan hasil pemikiran dari berbagai pengalaman yang saya dapatkan selama berada di lingkungan sub-kultur barudak motor, khususnya klub motor honda tiger.

Apa itu pseudo brotherhood?

Secara harfiah (arti kata) “pseudo” maknanya semu, sementara kata “brotherhood” adalah persaudaraan, jadi arti dari pseudo-brotherhood yaitu persaudaraan yang semu, yang seolah-olah bersaudara.

Brotherhood merupakan sesuatu yang seksi dalam lingkup barudak motor. Dia begitu dielu-elukan, disanjung. Maka tak heran jika dia dapat menjelma menjadi apapun. Dia adalah alat, konsep, ideologi, nilai-nilai, slogan, atau bahkan komoditas. Atas nama brotherhood, segalanya bisa terjadi. Dia adalah aktor penting dalam menjalankan drama di kultur barudak motor.

Brotherhood adalah relativitas. Tergantung pada apa dan untuk siapa ditujukan.

Kembali ke masalah pseudo brotherhood, sebagai member salah satu klub Tiger di HTCI (Honda Tiger Club Indonesia), dulu saya tentu diberikan pemahaman tentang apa itu brotherhood pada tatanan ideologi. Pemahaman persaudaraan pada saat itu adalah bahwa kita sesama HTCI adalah brothers dan HTML adalah musuh not-brothers. Tapi memang saya akui secara pribadi, pada waktu itu, drama HTCI-HTML ini sangat “menarik”.

Berjalannya waktu dan berbagai obrolan, konsep brotherhood semakin dinamis. Saya coba buat secara sederhana sebuah hirarki pemahaman brotherhood-nya (semakin ke bawah semakin luas), mungkin kira-kira seperti ini :

  • Brotherhood sesama HTCI
  • Brotherhood sesama klub tiger (HTCI-HTML)
  • Brotherhood sesama merek motor Honda (Klub tiger – klub motor megapro/CB/Vario dsssdasb)
  • Brotherhood sesama bikers / pengendara motor.

Brotherhood dalam kultur MC (Motorcycle Club)

Saya adalah outsider (orang luar) dalam kultur MC, namun dari berbagai riset dan observasi mandiri saya memiliki pandangan tentang seperti apa brotherhood dalam lingkup ini.

Persaudaraan di kalangan MC apalagi yang outlaw, sangat terbatas dan kompleks. Makanya ada istilah “Don’t Bro Me!”, dan bagi saya ini cukup menjadi sebuah penegasan sebuah persaudaraan yang terbatas (eksklusif). Mereka sangat ketat menjaga “darah” persaudaraan, tidak sembarang orang bisa bra-bro-bra-bro. Satu hal yang pasti, persaudaraan hadir di internal klub.

Sama seperti colors, Bro is earned.

Kesimpulan Pseudo Brotherhood

Jadi, pseudo brotherhood dalam kultur barudak motor ini memang realitas. Nyata. Dalam pemahaman saya, brotherhood hanya terjalin dengan segelintir orang. Brotherhood hadir karena adanya kepentingan, biasanya politis atau ekonomi. Atau yang kerap terasa, brotherhood begitu terjalin saat di event.

Pseudo brotherhood adalah perasaan memiliki jiwa persaudaraan sejati. Misalnya hanya karena pernah turing bareng atau nyetep motor anggota yang trouble.

Persaudaraan yang tanpa batas itu tidak ada. Persaudaraan itu terbatas. Itu kenyataan, dan itulah pseudo brotherhood.

Brotherhood Bagi Saya

Persaudaraan adalah tentang komitmen.

Hingga akhirnya berbagai diskusi dan kontemplasi menyadarkan saya. Bahwa sebagai muslim, konsep brotherhood (persaudaraan) telah jelas diatur. Persaudaraan sejati hanya ada diantara muslim. Selain itu, bukan.

Konsepnya jelas, muslim memiliki aturan tersendiri tentang persaudaraan dan itu adalah mekanisme tatib internal muslim. Jadi sejak saat itu, konsep brotherhood dalam islam lah yang menjadi pedoman.

Bagi yang bukan muslim dan kebetulan membaca ini, agar tidak dijadikan ini alat untuk memprovokasi pemecah persatuan antar anak bangsa.

Sebagai penutup, silahkan dipahami konteks kalimat ini, bahwa tidak bersaudara bukan berarti musuh, bukan berarti tidak boleh berbuat baik atau tolong menolong. Kita hanya tidak bersaudara, itu saja.

Wallahu’alam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s