Mengkritik Jersey (Kostum) Persib Bandung

(Update: Alhamdulillah, akhirnya PERSIB JUARA!)๐Ÿ˜€

Jersey Persib 2014Tulisan ini spesial ditujukan untuk Manajemen PT. Persib Bandung Bermartabat sekaligus disarankan untuk dibaca oleh para bobotoh-sejati.ย 

Terlepas dari teknik dan gaya permainan, setiap kali menonton laga Persib atau membaca berbagai berita klub ini, ada satu hal yang selalu mengganjal bagi saya, dan sekaranglah saatnya menuliskan kegelisahan tersebut.

Adalah jersey atau kostum Persib Bandung. Haruskah desain jersey Persib Bandung dikritik? Menurut saya sih perlu. Karena tahun 2014 inilah jersey Persib Bandung semakin “parah”.

“Aah, desain teu penting? Yang penting itu prestasi…”

Memang prestasi itu lebih penting dari sekedar tampilan visual. Tapi kalo bisa berprestasi dengan tampilan yang elegan, kenapa tidak. Atau tidak bisa?

  1. Prestasi hebat + penampilan keren = HEBAT lah MANTAP! Pedo elom!!
  2. Prestasi hebat + penampilan tidak keren = HEBAT! Don’t judge book by its cover.
  3. Prestasi tidak hebat + tampilan keren = Yah, minimal dapat penghargaan jersey terbaik.
  4. Prestasi tidak hebat + tampilan tidak keren = No Comment.

Saya sih berharap Persib berada seperti di poin pertama, dan jangan sampai seperti di poin keempat.

Karena Persib itu sangat berpotensi sekali untuk Hebat dan Keren!

Baiklah, selanjutnya mari kita amati dua jersey klub Eropa berikut. Karena saya fans MU, saya ambil contoh jersey mereka. Di bawah ini merupakan jersey MU resmi.

(c) aponzone.com

Foto (c) aponzone.com

Sementara ini jersey MU HOAX yang tata letak sponsornya sengaja didesain seperti jersey Persib sekarang (2014).

Desain jersey MU Hoax

Desain jersey MU versi Hoax, dengan beberapa sponsor resminya yang dipasang.

Lebih enak dilihat yang mana menurut kalian? Kalo saya sih jersey yang resmi.

Atau bayangkan jika para pemain Barcelona jadi memakai jersey denganย  logo Qatar Foundation nya seperti ini.

Foto (c) yfrog.com

Foto (c) yfrog.com

Performa skill individu para pemain dan tim yang ciamik tentu akan lebih asik kalau ditunjang tampilan visual yang menarik. Desain jersey itu penting dan mendukung performance. Alangkah elegan dan berkelasnya penampilan Ryan Giggs beraksi di lapangan dengan menggunakan jersey MU resmi di atas.

Jika penampilan tidak penting dalam sepakbola industri seperti saat ini, maka bayangkanlah Messi, Ronaldo, Edin, Bale, dkk main bola memakai daster, seperti dalam match saat 17an di Indonesia. Permainan mereka mungkin tetap akan nyekil tetapi… Ah, sudahlah.

Kembali ke Persib, di bawah ini beberapa hal yang harus dipertimbangkan dari desain jersey Persib Bandung.

1. Terlalu banyak merek sponsor yang menempel.

Banyak sponsor itu keren. Di era industri sepakbola, itulah salah satu indikator tim yang besar dan berpengaruh. Tapi banyak-sponsor-yang-menempel-di-jersey itu gak banget, teu pisan lah. Acuannya bisa melihat berbagai tim di liga-liga Eropa. Dunia hari ini menuju hal-hal yang minimalis, simpel, sederhana. Bagi saya Persib sejatinya adalah tim sepakbola, bukan laman website berita yang biasa dipenuhi dengan slot iklan dimana-mana, apalagi koran iklan baris.

Sudah saatnya manajemen Persib berpikir dan bertindak lebih kreatif mengenai masalah ini. Mungkin bisa dicoba seperti yang dilakukan oleh perusahaan sekaliber Intel di jersey salah satu klub besar Eropa yang satu ini, sekaligus bahan pelajaran untuk para sponsor maupun calon sponsor Persib nanti, agar bisa belajar untuk legowo dan tidak arogan. Sekaliber Intel saja bisa, mengapa sponsor Persib tidak?

2. Hilangkan nomor dada

Daripada ngaheurinan, lebih baik hilangkan saja nomor di bagian dada itu. Di bagian celana sudah cukup. Atau kalau memang keukeuh tetap ada, harusnya bagian belakang celana dikasih nomor juga. Biar adil, mereun.

3. Nomor di celana pun kalo bisa sih agak diperkecil dikit.

4. Punya nilai tawar tinggi

Persib harus punya daya tawar tinggi dong, namun tetap memberikan win-win solution bagi para sponsornya. Setelah bobotoh, tak dipungkiri dukungan sponsor sangat berpengaruh besar bagi kelangsungan hidup Persib dalam sepakbola industrialis.

Jika ini hanya masalah kebijakan di manajemen Persib, ya rubahlah, toh bukan ketetapan tuhan. Saya sih berharap besar dalam ketentuan kebijakan di manajemen, salah satunya (harus) ada pasal/klausul kira-kira seperti ini:

HANYA ADA SATU SPONSOR YANG BERHAK MENEMPELKAN LOGO/NAMANYA DI JERSEY PERSIB.

Menjadi nomor satu dan terbaik itu memang istimewa. Tentunya sponsor yang mendapat predikat tersebut harus difasilitasi dengan hak dan kewajiban (kontrak) yang istimewa pula, iya kan.

Klausulnya seperti apa? Misalnya,

HAK SPONSOR

  • Berhak memasang logonya di bagian depan jersey pemain Persib.
  • Berhak memasang logonya di bis Persib.
  • Dst, dsb.

KEWAJIBAN SPONSOR

  • Membayar 90-100% kebutuhan operasional Persib Bandung per Musim Kompetisi Per Kontrak.
  • Dst, dsb.

Lain-lainnya silahkan manajemen yang membuat dan merumuskan kembali. Itu tugas mereka. Tugas saya sebagai bobotoh Persib hanya mendukung-menonton-mengkritik.๐Ÿ™‚

Adapun para sponsor lain yang ingin bergabung, nya wayahna, mereka harus mau menjadi yang kedua, ketiga, kelima, dst. Dengan hak dan ketentuan yang berbeda dari sponsor utama tentunya.

5. Libatkan Bobotoh

BOBOTOH sudah menjadi trademark bagi pendukung Persib Bandung, sebuah kolektifitas tanpa batas. Jika Persib adalah Adam, maka Bobotoh ibarat Siti Hawa-nya. Saling melengkapi, saling mendukung, tak bisa dipisahkan.

Bobotoh adalah pendukung sejati Persib Bandung dan pendukung sejati Persib Bandung adalah Bobotoh yang tidak ngaruksak apapun-dimanapun sebelum maupun setelah nonton Persib.

Ijinkan saya memberi masukan bagi manajemen Persib, yaitu agar menempelkan tulisan “BOBOTOH” di bagian punggung atas. Seperti inilah kira-kira…

Kata bobotoh di bagian bawah leher belakang jersey persibJika Manchester United menempelkan tulisan MUFC pada bagian atas-belakang jerseynya, maka tentu saja dapat ditiru untuk kemudian dimodifikasi oleh Manajemen Persib dengan memasang kata BOBOTOH.

Mengapa? Ya, mengapa tidak.

Sepertinya belum pernah ada satu pun jersey klub sepakbola di dunia yang mencantumkan nama/istilah kelompok supporternya di jersey mereka (mohon dikoreksi jika saya salah). Tidak perlu besar seperti Kopi AB…, Ah sudahlah.

Cukup kecil saja, tapi itu pasti sangat bermakna besar sekali bagi bobotoh.๐Ÿ™‚

Bahkan,

Jika tim sekelas Barca saja pernah begitu idealis, lebih dari 1 abad, dengan tidak menempelkan pesan sponsor di jerseynya, maka bukan tidak mungkin suatu saat Persib bisa menempelkan kata BOBOTOH saja di jersey bagian depannya.

6. Logo sponsor berlebihan di punggung itu sangat mengganggu.

Mungkin ini bisa menjadi salah satu penyebab ogah-ogahannya penampilan Persib selama ini. Pemain pusing dengan banyaknya sampah visual di bagian punggung jersey rekannya yang lain. Sehingga mengganggu konsentrasi, jadi lemot. Atau beberapa pemain ada yang merasa bebannya menjadi bertambah gara-gara sampah visual tersebut. Sehingga mengganggu pergerakan, jadi lamban. Semoga ini salah.

Menurut saya hilangkan saja, cukup nomor punggung dan nama pemain. Titik. Dan tulisan BOBOTOH yang kecil itu. Titik.๐Ÿ™‚

7. Bandung kota mode

Kenyataannya memang begitu, Bandung sebagai kota dan warganya itu selalu modis, flamboyan, eksentris, estetis dan berkelas. Geus gaya we pokona mah. Mudah-mudahan nanti Persib bisa menjadi pioneer sebagai klub dengan jersey yg elegan serta memiliki permaenan yang cantik dan lezat. Di kota ini pula banyak desainer yang mumpuni dan berkelas. Tidak ada salahnya manajemen melibatkan mereka (atau sudah?) dan berkonsultasi sebelum jersey Persib benar-benar diresmikan. Para desainer ini pasti lebih tahu banyak mengenai estetika.

Pada akhirnya, untuk urusan desain jersey ini semua bermuara di tangan manajemen Persib, mau atau tidak. Saya sebagai bobotoh hanya bisa sumbang saran.

Kedua terakhir, namanya juga kritik yang cenderung subjektif, semoga tulisan ini bisa membuat perubahan serta disikapi para pembaca khususnya bobotoh dan manajemen Persib dengan bijak.๐Ÿ™‚

Inilah salah satu bentuk kepedulian saya bagi PERSIB. Semoga secepatnya PERSIB Bandung bisa membuat muringkak bulu punuk lagi seperti tahun 1995 itu.

6 thoughts on “Mengkritik Jersey (Kostum) Persib Bandung

  1. masalahnya jumlah dana dari satu sponsor di Indonesia tidak terlalu besar seperti di eropa kang..dan mungkin porsinya hampir merata.
    Jadi kebutuhan menempelkan lebih dari satu sponsor mau tidak mau harus dilakukan.

    • Ini kang Insan yg itu bukan nya..๐Ÿ™‚
      Tapi kang, sekelas Persib harusnya punya posisi tawar yg tinggi… Jangan diucah-aceh korporasi. Menyayangkan saja sih kang, saya melihatnya seperti melacurkan diri sama industri.
      Tapi alhamdulillah, tulisan ini secara tidak langsung dimentahkan Persib dengan meraih prestasi. JUARA!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s