[Not] Destination, but The Journey

It's All About The JourneyKetika kita melakukan suatu petualangan ataupun perjalanan kemanapun itu kesetiap “sudut” dunia ini, kita akan merasakan suatu nuansa dimana kita akan lebih menghargai hidup kita. Lebih bersyukur dengan apa yang sudah Tuhan berikan untuk kita.

Sebagian orang memilih untuk berjalan kaki ribuan kilometer jauhnya bahkan hampir mengelilingi bumi. Sebagian ada yang menggunakan perahu, sepeda motor, atau apapun itu bentuknya selama bisa membawa seseorang tersebut ke tempat tujuannya. Apapun caranya.

Then, why the Journey?

Karena destination bisa kita dapat selama kita punya materi, sedangkan pengalaman berharga TIDAK.

Esensi dari perjalanan itu sendiri bukan semata tujuan kemana kita akan capai, tapi pelajaran yang sangat berharga yang bisa kita dapatkan dari setiap petualangan itulah makna petualangan yang sesungguhnya. Apapun itu. Kehidupan sosial, alam, budaya dan kearifan lokal yang kita temui.

Mereka yang berani mengambil satu langkah kecil untuk sesuatu yang besar yang akan didapat dalam hidupnya adalah petualang sejati. Mereka yang berani mengambil resiko. Ketika kita merasakan batas kemampuan diri kita sampai dimana, disitulah kita menghargai hidup. Juga saat kita merasa selangkah lebih dekat dengan maut dan bahaya, disitulah kita menghargai betapa indahnya hidup ini. Hal-hal yang sebelumnya tidak kita ketahui sama sekali membuat hidup ini semakin menarik. Berdukalah sejenak untuk mereka yang “diam!”

Jadi sekali lagi, bukan tujuan yang menjadikan hidup kita bermakna, tapi perjalanan saat kita menuju tujuan kita itulah yang membuatnya. Ambil selalu sisi positif dari setiap perjalanan yang telah kita tempuh. Itulah yang akan selalu menguatkan kita.

Bad or good it’s your own experience.

Aku merasakan dalam diriku tumpukan energi sangat besar yang tidak menemukan penyalurannya didalam kehidupan kita yang tenang. Leo Tolstoy (“Family Happiness”)

Yah, aku harus berani mengambil langkah kecil itu, walaupun energi itu selalu saja terjebak dengan berbagai alasan dalam labirin hidupku saat ini. Semoga.

Selamat berpetualang, kawan…

One thought on “[Not] Destination, but The Journey

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s