Tags

, ,

Patung Cadas Pangeran lama di Kampus Unwim

Patung Cadas Pangeran lama di Kampus Unwim*

Familiar dengan gambar di atas?

Yah, itu patung Cadas Pangeran lama yang telah menjadi salah satu ikon kota Sumedang. Dulu mereka tidak berada disini melainkan tepat di sebuah persimpangan jalan, menjadi pemisah antara jalan Cadas Pangeran atas dan bawah. Dulu mereka tidak pagigir-gigir seperti ini melainkan saling bersalaman, tangan kiri Pangeran Kornel menyalami tangan kanan Daendles. Konon, adegan tersebut merupakan sebuah simbol perlawanan pemimpin Sumedang terhadap penjajah.

Patung Cadas Pangeran lama dan baru

Patung Lama dan Patung Baru Cadas Pangeran (Gambar: Sumedang Daily Photo)

Kini, patung legendaris tersebut telah dikudeta eksistensinya oleh patung baru yang lebih besar berbanderol sekitar 250 juta rupiah. Dipahat oleh seorang seniman dari Bali lulusan ITB, Gustiyan Rachmadi, S.Sn, M.Sn serta diresmikan Don Murdono pada tanggal 29 Desember 2012.

Sementara patung CP lama dibuat pada masa pemerintahan Bupati Sutarja sekitar tahun 1987-1988, pematungnya bernama Chaltim warga Paseh Sumedang.

Posisi patung CP yang baru ini, saya pikir kurang strategis, berada lebih kebelakang dari posisi patung lama, terhalang rambu lalin dan lampu PJU. Sekilas, kita tidak akan menyadari keberadaan patung baru tersebut.

Berita terakhir, patung CP lama sedang dalam wacana untuk dipindahkan ke sekitar komplek Gedung Negara. Beberapa pihak seperti Yayasan Pangeran Sumedang (YPS) menilai keberadaannya di kampus Faperta Unwim kurang tepat karena tidak ada muatan historis yang kental.

Yah, kita liat aja akhirnya nanti seperti apa. Cuma saya masih nasteung kenapa patung CP lama harus dibongkar dengan cara dipotong seperti itu… deuuuh pemerentah, pemerentah… 

Berikut foto-foto penampakan Patung Cadas Pangeran lama di kampus Faperta Unwim kiriman dari seorang komentator di blog ini, Bayu Jaka Magistra.

Patung Cadas Pangeran lama di Fakultas Pertanian (Faperta)kampus Unwim

Tak lagi bersalaman

Pangeran Kornel kehilangan telapak tangan kirinya

About these ads